Riaupos.co

Laporkan Pangkalan Jual Gas 3 Kg di Atas HET
2017-06-19 11:38:18 WIB
 
Laporkan Pangkalan Jual Gas 3 Kg di Atas HET
 
KOTA (RIAUPOS.CO) - Sampai saat ini warga Kota Pekanbaru masih mengeluhkan harga gas 3 kilogram (kg) yang mahal melebihi harga eceran tertinggi (HET). Warga harus merogoh kocek lebih dari Rp20 ribu untuk bisa mendapatkan satu tabung gas bersubsidi tersebut.

Seperti yang disampaikan Asnah, warga Kecamatan Limapuluh kepada Riau Pos, kemarin. Ia mengaku kecewa karena pihak pangkalan menjual gas 3 kg dengan harga yang hampir sama dengan pengecer yaitu Rp20 ribu. “Yang saya tahu, HET gas 3 kg di pangkalan itu

Rp18 ribu. Tapi, saya heran mengapa masih ada saja pangkalan nakal yang menjual di atas harga tersebut. Padahal yang beli masyarakat kecil seperti kami,” ujarnya.

Ia mengatakan membeli gas 3 kg di salah satu pangkalan gas di Jalan Hang Jebat, Kecamatan Sail. Ia berharap, ada upaya pemerintah untuk menindak hal tersebut karena dinilai merugikan masyarakat.  “Keberatan lah. Tapi mau bagaimana. Kami perlu. Jadi terpaksa beli saja,” ujarnya.
Pengalaman seperti itu sebenarnya bukan hanya dialami oleh Asnah saja. Warga lainnya pun pernah mengalami hal yang sama. Tapi lagi-lagi, dengan alasan keperluan, mereka tetap membeli.

Seperti yang dikatakan Erni. Ia bahkan pernah merasakan saat harus membeli elpiji dengan harga Rp30 ribu. Karena itu, ia berharap pemerintah bisa menstabilkan harga dan memastikan bahwa tidak ada pangkalan yang bermain harga.

“Ada masa di mana nanti mencari gas elpiji ini susah. Biasanya kalau sudah begitu, harga jadi mahal. Karena itu, kami harap pemerintah bisa memastikan dan evaluasi untuk pangkalan dan agen. Jika tidak jual sesuai HET, kami harap bisa ditindak saja,” terangnya.

Menanggapi masalah ini, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Pekanbaru Mas Irba H Sulaiman meminta warga melapor jika mengetahui ada pangkalan menjual gas 3 kg di atas HET. “Kalau memang ada yang seperti itu, tolong laporkan ke kami. Ke nomor saya langsung di nomor 082173954954,” ujar Irba kepada Riau Pos, Ahad (18/6).Ia menegaskan, hingga saat ini belum ada kenaikan HET gas 3 kg. Masih tetap Rp18 ribu per tabung.  

Memang diakuinya, sejak awal Ramadan 1438 H. pihaknya acap kali mendapatkan laporan bahwa ada keluhan di masyarakat soal kelangkaan dan kemahalan gas 3 kg. Maka dari itu ia meminta kepada warga untuk melapor. Menurutnya, sejauh ini sudah ada empat  pangkalan gas 3 kg yang dicabut izinnya oleh DPP.

Ia menceritakan, bahwa kelangkaan gas 3 Kg sebetulnya memang dikarenakan ada permainan. Karena untuk distribusi sendiri terdapat 23.600 tabung gas 3 kg. Dengan jumlah pangkalan yang hampir merata di setiap rukun warga (RW) yang ada di Pekanbaru. Yakni sebanyak 700 pangkalan.

“Kami, kalau ada mendapat laporan pasti akan kami tindak tegas. Seperti yang di Panam kemarin. Sempat perang mulut sama pangkalannya. Tapi tetap kami tegas. Kami cabut izinnya,” sebut Irba.

Masih dikatakan Irba, sejak beberapa waktu lalu pihaknya juga telah meminta kepada Satpol PP untuk menindak warung di luar pangkalan yang berjualan gas 3 Kg. Hal tersebut dilakukan pihaknya agar penegakan aturan atas penjualan gas 3 kg konsisten dilakukan.”kami minta satpol PP untuk tindak warung yang jual gas 3 Kg diatas HET. Itu sudah jelas aturannya,” tambahnya.(azr/nda)

 

 
URL berita: http://www.riaupos.co/berita.php?act=full&id=154596&kat=30

 
© 2015 Riaupos.co | Hak Cipta Dilindungi