Riaupos.co

TANGGAPI OPSI BUWAS
Menko Darmin Tegaskan Bulog Hanya Pelaksana, Tak Bisa Putuskan Impor Beras
2018-05-28 17:40:14 WIB
 
Menko Darmin Tegaskan Bulog Hanya Pelaksana, Tak Bisa Putuskan Impor Beras
 
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Opsi untuk membuka kembali keran impor beras 500 ton bisa saja kembali dilakukan Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas).

Akan tetapi, pilihan itu akan dilakukan sembari menunggu data yang pasti dari Badan Pusat Statistik (BPS). Terkait itu, Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution menilai Bulog tidak bisa mengambil keputusan sepihak.

Pasalnya, kebijakan impor beras dikomandoi oleh pemerintah, bukan Bulog.

"Tapi yang memutuskan kebijakan itu pemerintah. Bukan Bulog. Bulog pelaksana," katanya di Jakarta, Senin (28/5/2018).

Sementara itu, soal kapan memberikan arahan impor, dia tak menjelaskan detail. Namun, dia menegaskan Bulog cukup menjalankan amanat dari pemerintah.

"Kami sudah perintahkan, laksanakan saja. Rapat minggu lalu kami (perintahkan juga) supaya dan harganya pun kita sudah turunkan agar harga di lapangan turun," jelasnya.

Dia menerangkan, intinya, pemerintah berkomitmen melakukan upaya terbaik dalam menjaga stabilitas harga beras melalui terjaganya stok beras. Di sisi lain, dia pun meminta agar Bulog bisa menurunkan harga beras.

"Intinya, kebijakan keputusan kita minggu lalu yang pertama, perluas perdagang yang akan menerima operasi pasar beras bulog. Kedua turunkan harganya. Lima ratus rupiah," jelas mantan Gubernur Bank Indonesia itu.

"Kami minta harus turun harganya. Kalau bisa Rp9.000, bisa 2-3 kali lipat dari yang dilakukan. Ada lebih dari 100 ton," paparnya.
Untuk diketahui, pemerintah telah mengatur Harga Eceran Tertinggi (HET) beras berdasarkan zonasi melalui Pertauran Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 57/2017. Rinciannya sebagai berikut:

Jawa, Lampung, Sumatera Selatan: Medium Rp9.450 per kg, Premium Rp12.800 per kg

Sumatera lainnya: Medium Rp9.950 per kg, Premium Rp13.800 per kg

Bali dan NTB: Medium Rp9.450 per kg, Premium Rp12.800 per kg

NTT: Medium Rp9.500 per kg, Premium Rp13.300 per kg

Sulawesi: Medium Rp9.450 per kg, Premium Rp12.800 per kg

Kalimantan: Medium Rp9.950 per kg, Premium Rp13.300 per kg

Maluku dan Papua: Medium Rp10.250 per kg, Premium Rp13.600 per kg (hap)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama



 

 
URL berita: http://www.riaupos.co/berita.php?act=full&id=183539&kat=5

 
© 2015 Riaupos.co | Hak Cipta Dilindungi