Riaupos.co

Teken MoU dengan Kejati Kepri Bidang Datun
BRK Perketat Pelaksanaan GCG
2018-09-10 12:42:15 WIB
 
BRK Perketat Pelaksanaan GCG
 
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -  Bank Riau Kepri (BRK) menandatangani kesepakatan bersama/Memorandum of Understanding (MoU) tentang Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau (Kepri) dan seluruh kejaksaan negeri di wilayah Kepri di Hotel Aston, Batam, Kamis (6/9).

Sekaligus melaksanakan Seminar Tentang Fungsi Kejaksaan sebagai Jaksa Pengacara Negara (JPN) dalam penanganan kredit bermasalah. Penandatanganan MoU tersebut dilakukan Direktur Utama BRK  Dr Irvandi Gustari dengan Kepala Kejati Kepri Dr Asri Agung Putra SH MH disaksikan Komut HR Mambang Mit beserta Komisaris Independen Taufiqurrahman, Direktur Kepatuhan & Manajemen Risiko Eka Afriadi, Kepala OJK Kepri Iwan M Ridwan dan seluruh Kepala Kejari di wilayah Kepri. 

Selanjutnya penandatanganan MoU tersebut diikuti oleh masing-masing Pemimpin Cabang BRK  dengan seluruh Kepala Kejari wilayah Kepri yaitu Kepala Kejari Tanjungpinang, Kepala Kejari Batam, Kepala Kejari Karimun, Kepala Kejari Natuna, Kepala Kejari Lingga dan Kepala Kejari Bintan.

Turut hadir pada kesempatan ini Staf Ahli Gubernur Kepri Dr Syamsuardi MM, Asdatun Kejati Kepri Nanang Gunaryanto SH MH, Aspidum Arif Zahrulyani SH MH, Aspidsus Feri Tas SH MHum Msi, dan Aswas Jasmin Simanulang SH, MH beserta beberapa Pemimpin Divisi BRK.

Dirut BRK Dr Irvandi Gustari menyampaikan saat ini BRK sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang terbesar kedua di Sumatera, semakin besar skala usaha bisnis, maka semakin besar pula kompleksitas tantangan hukum tentunya berkaitan pula dengan semakin komplek pula risiko yang terkait dengan hukum sehingga MoU tentang Datun ini perlu dilakukan guna pendampingan hukum. 

Ia menjelaskan, MoU ini merupakan MoU lanjutan dari yang sebelumnya. Dengan adanya MoU ini, maka BRK akan besinergi dengan Kejati Kepri serta lebih ketat dalam melaksanakan Good Corporate Governance (GCG) dan meningkatkan kinerja pelayanannya untuk kemajuan daerah.

Ke depannya Kejati Kepri akan bertindak sebagai Jaksa Pengacara Negara (JPN) untuk mewakili kepentingan pihak BRK, khususnya dalam bidang hukum Datun, di mana pihak kejaksaan selaku JPN dengan Surat Kuasa Khusus (SKK) dapat mewakili BRK di dalam maupun di luar pengadilan.

 Dengan demikian, tugas pihak Kejati Kepri ini mencakup antara lain, memberikan bantuan hukum, pelayanan hukum,dan jaksa hukum untuk BRK. Di samping itu tujuan kerja sama ini yang utama adalah menyelamatkan keuangan negara dan memulihkan keuangan negara, terutama dalam hal pengembalian pinjaman atau kredit macet.

Kepala Kejati Kepri Dr Asri Agung Putra SH MH mengapresiasi sinergi yang dilakukan oleh BRK ini. Kejati Kepri berkepentingan untuk melakukan MoU ini bersama BRK. Kejakasaan di Bidang Datun memiliki beberapa fungsi yaitu fungsi penegakan hukum, fungsi bantuan hukum, fungsi pelayanan hukum dan fungsi pertimbangan hukum. Fungsi-fungsi ini bisa dimanfaatkan oleh BRK untuk besinergi. 

Terakhir Asri berharap BRK tidak hanya memberikan kontribusinya di level lokal melainkan juga sampai ke level nasional. Asri juga menjadi narasumber dalam seminar tentang Fungsi Kejaksaan Sebagai Jaksa Pengacara Negara (JPN) dalam Penanganan Kredit Bermasalah yang digelar pagi itu.(aga)




(Laporan KAMARUDDIN, Pekanbaru)

 

 
URL berita: http://www.riaupos.co/berita.php?act=full&id=188976&kat=5

 
© 2015 Riaupos.co | Hak Cipta Dilindungi